Liverpool Mengalahkan Manchester United 2-0 Dengan Gol Dari Virgil van Dijk Dan Mohammed Salah

Liverpool datang melalui pergulatan oktan tinggi dengan rival lama Manchester United untuk menang 2-0 di Anfield dan bergerak 16 poin di puncak klasemen pada hari Minggu (19/1), memicu paduan suara “kita akan memenangkan liga” dari sekarang mereka penggemar.

Van Dijk membuka skor pada 14 menit, melompat di atas bek kiri Brandon Williams untuk mengirim sundulan melewati

Sisi Jurgen Klopp, mengejar gelar perdananya di era Liga Premier dan pertama di papan atas dalam 30 tahun, memimpin pada menit ke-14 dari tandukan Virgil van Dijk tetapi harus menunggu sampai waktu penghentian untuk menempatkan permainan ke tempat tidur melalui Mohamed Salah.

Liverpool Pada Perburuan Gelar

Dengan satu pertandingan ada di posisi kedua Manchester City, cengkeraman Liverpool pada perburuan gelar semakin ketat dan sementara Klopp tidak akan menggemakan sentimen gembira para penggemar klub yang gembira, ia optimis dengan penampilan timnya.

“Sangat melegakan, sangat senang saya  dengan 85-90% pertandingan, brilian kami mendominasi pertandingan, terutama pada babak pertama. Kekuatan yang mereka pasang pada lapangan luar biasa,” ucap pemain Jerman itu, yang Tim hanya kehilangan dua poin dalam 22 pertandingan.

Bagi United, yang berjuang keras tetapi kalah di semua departemen, itu adalah pengingat lain betapa banyak pekerjaan yang ada di depan mereka jika mereka ingin kembali ke dalam pertarungan untuk mendapatkan gelar.

Bos United Ole Gunnar Solskjaer menderita pukulan lain terhadap harapannya lolos ke Liga Champions dengan berita bahwa pencetak gol terbanyaknya Marcus Rashford tidak hanya keluar untuk perjalanan ke Anfield tetapi bisa menghadapi beberapa minggu di sela-sela dengan cedera punggung.

United berada di tempat kelima di liga, lima poin di belakang Chelsea yang berada di posisi keempat, dan sementara tidak ada yang bisa mempertanyakan komitmen para pemain Solskjaer, jelas ia membutuhkan sejumlah bantuan transfer segera.

“Semua pemain memberikan kami segalanya. Hari ini kami sedikit bergantung di awal babak kedua, namun 25-30 menit terakhir kami menekan mereka juga mendorong mereka kembali. Tetapi Saya kecewa dengan kebobolan dari sudut juga dengan tendangan terakhir namun sangat banyak hal positif, “kata Solskjaer.

Bos United Ole Gunnar Solskjaer Menderita

Setelah awal yang menjanjikan dari tim tamu, Van Dijk menempatkan Liverpool unggul dengan sundulan yang kuat setelah ia ditandai dengan buruk oleh United, yang memungkinkannya untuk bangkit dan mengangguk di sudut Trent Alexander Arnold.

Roberto Firmino mengira ia telah mencetak gol kedua tetapi ulasan VAR memutuskan bahwa Van Dijk telah mengotori kiper United David de Gea sebelum bola jatuh ke pemain Brasil itu.

Liverpool menguasai bola lagi ketika Georginio Wijnaldum memasukkan bola ke gawang setelah umpan terobosan cerdas dari Alex Oxlade-Chamberlain, tetapi pemain Belanda itu diperintah offside.

Hijauan menyerang United jarang terjadi tetapi mereka menimbulkan kecemasan bagi Klopp ketika Andreas Pereira masuk tetapi tidak bisa melakukan kontak dengan bola rendah di muka gawang Aaron Wan Bissaka.

Namun setelah istirahat, Liverpool tampak bertekad untuk menempatkan hasil tanpa keraguan.

Salah melewatkan peluang gemilang dari jarak dekat tepat setelah jeda selama periode intens tekanan dari tim tuan rumah, di mana Jordan Henderson juga membentur tiang.

United selamat dari serangan itu dan mencakar jalannya kembali ke dalam permainan dan bahkan bisa menyamakan kedudukan tetapi Anthony Martial mengecam tinggi dan lebar di menit ke-59.

Sisi Solskjaer menerapkan beberapa tekanan akhir tetapi tertangkap pada serangan balik di saat-saat terakhir ketika, dengan semua pemain United maju, kiper Liverpool Alisson Becker meluncurkan bola panjang untuk Salah yang berlari dengan jelas sebelum berlari pulang dan menenangkan saraf Anfield.

“Ini istimewa. Kami menikmati sepak bola kami. Anda harus tetap lapar dan terus menginginkan lebih,” kata Henderson, yang kelihatannya siap untuk mengangkat satu lagi trofi di akhir kampanye ini setelah mengangkat trofi Liga Champions musim lalu.

James Rodriguez Ingin Hengkang dari Real Madrid Menuju Inggris

James Rodriguez, gelandang serang Real Madrid nampaknya ingin keluar segera dari Santiago Bernabeu. James Rodriguez pemain Timnas Kolombia tersebut dikabarkan akan pindah menuju klub Inggris di bursa transfer musim panas Januari 2020. James Rodriguez berencana pindah diperkuat dengan langkah Real Madrid dan baru saja merekrut gelandang muda baru berbakat Reinier Jesus asal Brasil.

Seusai 2 tahun merantau menuju Jerman bersama Bayern Muenchen James Rodriguez kembali menuju Real Madrid saat sekarang. Namun James Rodriguez sendiri sempat mendapatkesempatan bermain pada awal musim ini. Tetapi belakangan posisi James Rodriguez mulai tersisih setelah Isco juga Eden Hazard dari cedera kemudian pulih. The Mirror melaporkan James Rodriguez telah jenuh berada di Santiago Bernabeu. James Rodriguez juga diberitakan akan pindah ke Inggris.

Berita kepindahan James Rodriguez menuju Inggris sebenarnya bukan cerita baru lagi. Ada beberapa klub seperti Manchester United juga Arsenal beberapa kali diberitakan ingin merekrut James Rodriguez. Tetapi James Rodriguez diyakini tidak akan pindah menuju salah satu dari dua klub tersebut.

James Rodriguez diberitakan memilih tim kuda hitam Everton di Liga Inggris. Carlo Ancelotti, Manajer baru The Toffees,  disebut langsung turun tangan agar meyakinkan James Rodriguez untuk bersedia pindah menuju Goodisan Park, Everton. Mereka pernah bekerjasama ketika berada di Bayern Munich pada 2017 lalu.

Dan Menurut laporan itu, The Toffees tidak akan langsung membeli James secara permanen. Namun Everton berencana meminjam James terlebih dulu sampai akhir musim untuk melihat ia dapat beradaptasi bersama ritme pertandingan di Inggris saat ini.

James sebenarnya musim ini tampil baik apabila dipercaya Zinedine Zidane bermain pada tim. James membuat 1 gol juga 1 assist dari 7 laga, dan sebagian besar dia mulai dari bangku cadangan pada laga.

Tetapi masa depan gelandang 28 tahun tersebut di Bernabeu diyakini semakin suram setelah kehadiran Reinier Jesus bintang muda asal Brasil. Saat ini ia menjadi sorotan pada kompetisi Brasil setelah berhasil membawa klub mendapat juara liga juga Copa Libertadores.

Reinier Jesus berposisi sebagai gelandang serang juga pemain  baru berusia 17 tahun itu mencetak 6 gol dari 14 pertandingan. Real Madrid menebusnya dengan kontrak 30 juta euro. Selesai kontrak dilakukan 19 Januari ketika Reinier Jesus genap 18 tahun usianya. Reinier akan menjadi wonderkid Brasil ketiga bergabung di Real Madrid setelah Vinicius Junior juga Rodrygo Goes.

Gara-gara Blunder De Gea, Watford Tambah Penderitaan Manchester United

Manchester United kembali mendapat kekalahan saat melawan tim papan bawah di Liga Primer Inggris 2019/2020. Bertandang menuju stadion Watford, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer dikalahkan dengan skor 2-0 Minggu (22/12).

Gara-gara Blunder De Gea, Watford Tambah Penderitaan Manchester United
Gara-gara Blunder De Gea, Watford Tambah Penderitaan Manchester United

Di menit keenam, United melakukan serangan awal melalui tendangan Anthony Martial. Namun tendangan jarak dekatnya masih melesat tipis pada sisi kanan bawah gawang.

Di menit ke-34 United memiliki peluang emas melalui umpan terobosan Martial. Namun umpan itu gagal dimaksimalkan oleh Jesse Lingard karena sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.

Watford pasa akhirnya baru dapat mengancam gawang United di menit ke-40. Tetapi sundulan Kiko Femenia masih melebar ke gawang David De Gea. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Watford dengan mengejutkan dapat membuat gol pembuka pada menit ke-50. Berawal melalui tendangan bebas Christian Kabasele,
Ismaila Sarr dapat melesatkan sundulannya akibat blunder yang dilakukan oleh David De Gea dikarenakan tangkapannya tidak sempurna.

Empat menit berikutnya Watford kembali membuat skor melalui gol dari Troy Deeney. Striker Watford itu berhasil menjadi algojo penalti dan mengecoh gerakan De Gea. Skor 2-0.

Tertinggal dua gol membuat United terus menekan. Mereka sempat memiliki peluang pada menit ke-57 melalui tendangan jarak dekat Scott McTominay. Namun,
tendangannya masih mampu dihalau dengan kaki kiper Watford, Ben Foster.

Pada menit ke-75, United membangun serangan melalui Paul Pogba dan mencoba melepas sepakan jarak jauhnya. tapi Foster kembali dapat menahan sepakan itu.

Sampai 15 menit terakhir, United tidak mampu memperkecil kekalahannya, keunggulan skor 2-0 tetap bertahan dengan kemenangan Watford.

Kekalahan ini Mancherter United masih berada di peringkat 8 Liga Primer Inggris 2019/2020, dengan 25 poin. Sementara,
Watford sukses menghentikan tren negatif pada lima pertandingan terakhirnya yang tidak pernah mendapat kemenangan.
Watford juga tetap tertahan di dasar klasemen mengumpulkan 12 poin.

Klub asuhan Nigel Pearson tersebut masih terpaut 3 poin dari zona aman degradasi, saat ini ditempati Southampton pada posisi ke-17.

Kekhawatiran Ferguson Tentang Jurgen Klopp Dan Liverpool Jadi Kenyataan

Jurgen Klopp membuat dampak signifikan pada Liverpool serta Liga Premier. hal itu merupakan sesuatu telah diperingatkan mantan manajer Manchester United Sir Alex Ferguson beberapa tahun yang lalu.

Kekhawatiran Ferguson Tentang Jurgen Klopp Dan Liverpool Jadi Kenyataan
Kekhawatiran Ferguson Tentang Jurgen Klopp Dan Liverpool Jadi Kenyataan

Klopp tiba di Anfield Stadium tahun 2015. The Reds mengharapkan Klopp bisa membawa Liverpool bangkit di puncak liga pada waktu tersebut Manchester United juga berminat padanya. Maju cepat dalam empat tahun selama jeda internasional, Liverpool berada di puncak klasemen.

Kekalahan Liverpool pada final Liga Champions 2018 saat melawan Real Madrid bukan akhir bagi Klopp namun fakta jika mereka sampai di final merupakan nilai tambah besar untuk menempatkan mereka pada jalan menuju kemenangan. Kemudian musim lalu merupakan sesuatu hal mengesankan pada semua untuk Liverpool mampu mengumpulkan 97 poin di Liga Premier juga memenangkan Liga Champions.

Penggemar Liverpool tidak meramalkan akan suksesnya pelatih asal Jerman Jurgen Klopp di Anfield, namun pelatih hebat Manchester United Sir Alex Ferguson membicarakan keprihatinannya tiga tahun lalu.

Dia sudah melakukan pekerjaan sangat bagus juga membangkitkan antusiasme Liverpool, ucap Ferguson mengenai Klopp tahun 2016.

Bisa jadi klub besar hilang identitasnya. Dalam dua dekade, Liverpool mengubah manajer dan tidak membangun identitas sendiri.

Kamu sekarang dapat baik  benar benar merasakan jika kamu harus menghitungnya pada tahun ini. Kamu bisa melihat Klopp di pinggir lapangan, saya yakin pekerjaan dalam pelatihan merupakan serupa.

Klopp memiliki kepribadian kuat, sangat vital pada klub besar. Saya khawatir dengan Klopp, satu satunya hal  tidak diinginkan Manchester United adalah Liverpool berada diatas kami.

Klopp mengatakan menyukai Liverpool mereka memiliki keseimbangan uang untuk dibutuhkan mencapai puncak, sejarah serta identitas klub, juga penggemar mereka. Ketertarikan MU pada Klopp diakui Sir Alex Ferguson.

Sir Alex berkata Klopp merupakan salah satu kandidat penggantinya setelah pensiun. Bukan cuma Klopp, Pep Guardiola masuk dalam pengganti Sir Alex. Ketika memulai proses pengganti saya, kami sudah menetapkan kandidat, tetapi mereka sulit didatangkan. Kami juga tahu jika Jurgen Klopp senang serta akan menandatangani kontrak yang baru, tulis Sir Alex.